Ini kisah Lengkapnya Viral Penjual Nasi Jinggo Berpakaian Rapi & Ber-name Tag Curi Perhatian

Ini kisah Lengkapnya Viral Penjual Nasi Jinggo Berpakaian Rapi & Ber-name Tag Curi Perhatian

Foto seorang penjual nasi Jinggo berpakaian rapi dan ber name tag menjadi perbincangan warganet. Foto yang dibagikan akun @napibali memperlihatkan sejumlah foto yang memperlihatkan seorang berpakaian setelan jas lengkap. Dia tampak duduk dikursi plastik merah dan di sebelah kirinya terdapat sebuah motor beserta dengan berbagaimacam makanan dan minuman.

Hingga hari Jumat (3/7/2020) foto penjual nasi jinggo telah disukai oleh lebih dari 11 ribu akun instagram lainnya. Warganet pun turut meramaikan postingan tersebut dengan berbagai macam komentarnya. Sekecil dan sebesar apapun usahanya dia adalah Boss nya.

Sehat terus bapak. Akuuh…sukaaah..gayamuhh…..namanya usaha…harus inovatif disegala bidang…sukses ya bli..mas..abang… Keren marketing yang bagus salut buat bapak.

Kerja apa mau Yg penting halal. Sumpah keren semoga terus laris nasi jinggonya ya bli biar orang bilang apa yg penting nasinya habis terjual. Pria yang akrab disapa Yayan ini merupakan warga Jl.Gunung Lebah nomor 38, Tegal Harum, Denpasar, Denpasar, Bali.

Yayan mengatakan dirinya sudah berjualan sejak pertengahan April 2020 yang lalu. "Ya sekitar 2,5 bulanan lah," katanya, Kamis (2/7/2020). Ia melanjutkan, sebelum berjualan nasi jinggo dirinya merupakan pengusaha pembuatan aksesoris berbahan dasar resin.

Namun lantaran adanya pandemi virus corona, usahanya juga terdampak dan membuat Yayan harus memutar otak untuk membuat asap dapurnya tetap mengepul. "Saya berpikir jangka panjang, kalau jualan masker paling cuma sampai pandemi ini selesai." "Kalau jualan masker untuk saat ini musim musim corona ini, kalau nasi tidak ada musimnya," lanjutnya.

Yayan mengaku tidak ada alasan khusus di balik aksinya menggunakan pakaian jas lengkap saat berjualan. Bagi dirinya apa yang dilakukannya itu semata mata untuk membedakan dirinya dari penjual nasi jinggo yang lain. "Tidak ada motivasinya, pengen tampil beda," terangnya.

Yayan juga berharap dengan berpakaian jas saat berjualan dapat membuat para calon pelanggannya percaya dengan barang dagangannya. "Kalau perjualnya bersih makanannya juga terlihat bersih," tergas pria asli Kabupaten Sumenep ini. Kemudian secara lebih rinci Yayan membeberkan asal muasal jas yang ia kenakan saat ini.

"Jas, dasi dan kemeja putih itu milik almarhum mertua saya." "Saya modalnya hanya celana doang, sepatu dikasih teman, dan kacamata itu milik saya sendiri," katanya. Sedangkan name tag yang Yayan kenakan merupakan hasil desain sang istri di aplikasi microsoft word.

Diketahui Yayan mulai berjualan dari pukul 8 pagi hingga pukul 5 sore. Awalnya dia berkeliling dari rumahnya ke pelanggan pelanggannya kemudian dia akan berhenti di kawasan Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar. "Mulai keliling dari jalan Buana Kubu ke Jalan Buana Raya, kemudian ke Jalan Bulu Indah abis itu ke Gunung Agung dan ke Jalan cargo," urainya.

Tidak hanya menjajakan nasi jinggo, Yayan juga menjual beragam kudapan lainnya seperti gorengan maupun berbagai minuman penambah stamina. Rokok eceranpun juga tersedia di lapak milik yayan itu. Yayan mengaku setiap harinya ia dapat mengantongi pendapat kotor sekitar Rp100 ribu.

TerakhirYayan berharap dengan viralnya fotonya dapat menambah penjualan nasi jinggo miliknya. "Mudah mudahan saja ini kan masuk media, jadi ada yang penasaran dan bisa mampir mampir ke sini itu saja," harapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *