Mahasiswa UNS Galang Dana & Raup Rp 12 Juta Peduli Nasib Kucing Kampus saat Pandemi

Mahasiswa UNS Galang Dana & Raup Rp 12 Juta Peduli Nasib Kucing Kampus saat Pandemi

Kehidupan kucing kucing yang tinggal di area kampus ikut terdampak setelah adanya pembatasan aktivitas akademik akibat pandemi Covid 19. Termasuk yang terjadi di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Kucing kucing di dalam kampus biasanya memeroleh makanan dari para warga kampus, baik yang sukarela memberi makan atau sisa dari kantin.

Atas dasar tersebut, muncul inisiatif dari sejumlah mahasiswa UNS untuk menggalang dana guna memberi makan dan merawat kucing di kampus selama pandemi. Koordinator gerakan Selamatkan Kucing Kampus, Agus Supriyanto, menyebut prihatin dengan kondisi kucing kucing yang biasa tinggal di area UNS. "Bahkan bisa dikatakan tidak ada makanan karena mahasiswa diharuskan berkuliah secara daring dan kebanyakan kantin di kampus tutup," imbuhnya.

Agus menyebut, ada lebih dari 50 kucing yang tinggal di area kampus pusat UNS. Kegiatan yang dilakukan gerakan Selamatkan Kucing Kampus antara lain melakukan penggalangan dana. "Dana yang terkumpul digunakan untuk pengadaan dispenser pakan, pemberian pakan kucing dan pengobatan apabila diperlukan," ucapnya.

Donasi dari warga kampus dan masyarakat umum mencapai belasan juta. "Alhamdulillah sudah terkumpul sejumlah Rp 12.242.000," ungkap Agus. Tidak hanya dana, Agus juga menyebut pihaknya menerima donasi berupa pakan, vitamin, dan obat.

Agus menyebut, jumlah relawan dalam gerakan ini berjumlah 34 orang. "Untuk saat ini kami fokus di internal kampus pusat serta kampus kampus cabang," ujarnya. Agus juga mengungkapkan pihak kampus memberi dukungan terhadap gerakan ini.

"Pihak kampus mendukung dengan adanya peliputan perihal gerakan ini," ujar Agus. Agus berharap gerakan ini dapat menumbuhkan kesadaran untuk peduli terhadap makhluk hidup. "Harapan saya, gerakan ini akan terus ada dan menjadi semakin lebih baik dan juga setiap individu dari kita memiliki kesadaran untuk saling menolong dan peduli."

"Bukan hanya terhadap kucing, tapi juga hewan hewan lain, tumbuh tumbuhan, sesama manusia dan juga lingkungan di sekitar kita," pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *