Makin Langka Penyu yang Nongol Jelang Natal di Pantai Bungin di Lolak, Bolaang Mongondow

Makin Langka Penyu yang Nongol Jelang Natal di Pantai Bungin di Lolak, Bolaang Mongondow

Jelang natal, biasanya pantai Bungin di Lolak, Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, kedatangan penyu beraneka macam bentuk di pesisir pantai itu untuk bertelur. Jelang natal, saat bulan purnama bersinar, hujan lebat disertai petir ditambah kencangnya ombak, mengantarkan keindahan di pantai Bungin dengan datangnya para penyu cantik ini. Sayangnya tahun ini, para tamu cantik belum nongol dan jika nongol, ditangkap dan dilangsung dijadikan sup.

Saat ini perburuan penyu di pantai Bungin dan pulau Molosing terus terjadi di tengah kuatnya arus penentangan praktik terlarang itu. Pentu diburu untuk dijual atau dimakan. "Penyu dibuat sup," kata Ali Laloan salah satu penjaga pantai.

Dikatakan Ali,penyuterancam kehadiran predator dan yang paling berbahaya adalah manusia. "Manusia yang paling getol memburu penyu," kata dia. Sebut dia, populasi penyu di Bungin terus berkurang karena dulunya bisa puluhan penyu di pantai Bungin dan Pulau Molosing.

"Tapi kini bisa dihitung dengan jari," kata dia. Sebut dia para pencuri penyu ini bebas beraksi karena tidak ada yang mencegah. Ia mengusulkan agar dibuat penangkaran agar penyu dapat terlindungi.

"Dan mendatangkan pemasukan bagi daerah dari kegiatan wisata," ujarnya. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bolmong Ulfa Paputungan saat diwawancarai mengaku belum mengetahui perburuan penyu itu. Bahkan ia belum pernah mengeksplorasi keberadaan penyu di sana.

Hendrik Rundengan, dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam menyatakan pihaknya pernah memproses kasus seorang guru yang memposting pemotongan penyu. "Sudah kami proses. Hal itu terlarang karenapenyuhewandilindungi," kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *