Ngaku Teman Tidur Pelaku Ditangkap Bersama Wanita Petugas Dishub Bali Dibayar Rp 40 Juta Bawa Sabu

Ngaku Teman Tidur Pelaku Ditangkap Bersama Wanita Petugas Dishub Bali Dibayar Rp 40 Juta Bawa Sabu

Seorang petugas Dishub (Dinas Perhubungan) asal Bali ditangkap karena kedapatan membawa3,9 kilogram sabu. Pelaku ditangkap bersama seorang wanita cantik yang mengaku kadang menemani pelaku tidur. Ternyata pelaku dibayar Rp 40 juta untuk sekali antar.

Kedua pelaku yakni R (40) dan perempuan berinisial M (24). Merekacalon penumpang pesawat tujuan Pekanbaru Surabaya. Saat ditangkap M mengenakanjaket berwarna abu abu dan memakai celana jeans biru.

Sedangkan R mengenakan seragam dinas, ketika ditanya petugas AvsecBandaraHangNadimBatam, oknum berseragam ini mengaku sebagai salah satu petugas Otoritas Bandara di Denpasar. Penangkapan bermula dari kecurigaan petugas terhadap M. Setelah diperiksa, M menyimpan 14 bungkus sabu.

Sedangkan dari tubuh R disita15 bungkus di bagian badannya menggunakan lakban dan di sepatu. Terakhir pelaku diketrahui bernama Rano Dwi Putra dan Maulidia. Saat ditemui di Kantor KPU BCBatam, Maulidia mengaku kalau tidak ada hubungan spesial antara keduanya.

Hanya saja mereka dekat sebatas teman kerja. "Saya hanya teman kerja, kadang kerjaannya nemenin tidur dia," sebut wanita berambut panjang tersebut saat ditemui di Kantor BCBatam, Sabtu (22/8/2020). Dari teman tidur, kemudian Rano mengajak Maulidia menjadi rekan bisnis.

Ia ditawarkan untuk mebawa sabu dari Pekanbaru ke Surabaya. Maulidamau bekerja mengantarkan barang haram tersebut lantaran dirinya diyakinkan oleh pelaku saat menggunakan baju dinas. Sebab selama dua kali sebelumnya mereka mampu lolos dari pengawalan petugas bandara.

"Karena dia pakai baju dinas, makanya kami lolos. Tadi saya yang tertangkap sama dia," sebutnya. Barang haram tersebut diambil Rano dari Pekanbaru. Sebelumnya dia menginap di Pekanbaru untuk menunggu keberangkatan pesawat keBatamdan Surabaya.

Namun sayang lolos di Pekanbaru ternyata mereka tertangkap diBatam. Sementara itu, Rano mengatakan untuk sekali pengantaran mereka dibayar Rp 40 juta. Memang ini sangat menggiurkan bagi Rano.

Bahkan dia menyempatkan diri ditengah kesibukannya menjadi Pegawai kementerian untuk mengantarkan barang haram tersebut dari Pekanbaru ke Surabaya. Padahal Rano selama ini bekerja di salah satu Bandara yang ada di Denpasar Bali. "Saya selalu menggunakan baju dinas saat ngantarkan barang ini," tegasnya

Penangkapan dua pembawa sabu di Hang NadimBatamkini ditangani BNNP Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri. Keduanya ditangkap saat transit dari Pekanbaru diBatam. Saat dikonfirmasi kepada Kabid Pemberantasan BNNP Kepri Kombes Pol Arief Bastari membenarkan hal tersebut.

"Benar kita dapat limpahan tangkapan petugas Avsec dan Bea CukaiBandaraHangNadimBatam," ujar Arif saat dikonfirmasi pada Minggu (23/8/2020). Arif mengatakan saat ini oknum berseragam dishub tersebut tengah dilakukan pemeriksaan. "Oknum ini akan berangkat ke Surabaya rencananya, diketahui pegawai Dishub Bali," ujar Arif

Dari tangan pelaku dikatakan Arif di dapati paket sabu dengan total berat 3 kilogram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *