Pimpinan MPR Temui Raja Salman Selama 30 Menit

Pimpinan MPR Temui Raja Salman Selama 30 Menit

Sejumlah pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyambangi Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al Saud, di Istana Kerajaan Yamamah, Riyadh, Arab Saudi, pada Senin (23/12/2019) Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, Indonesia meminta agar Raja Salman bisa menambah kuota haji jamaah Indonesia dari 231 ribu menjadi 250 ribu. "Alhamdulillah Raja Salman sebagai pelayan dua kota suci mengatakan akan upayakan sekuat tenaga tambahan kuota haji dari 231 ribu menjadi 250 ribu untuk memenuhi permintaan aspirasi rakyat Indonesia yang sudah dianggapnya sebagai saudara kandung sendiri dan menyampaikan salam hangat untuk Presiden Jokowi.” ujar Bamsoet dalam keterangannya.

Ia mengatakan kepada Raja Salman, Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar dunia, sehingga antusias dan penduduk muslim Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa, menyebabkan masa tunggu berangkat haji mencapai 20 tahun lebih. “Kami memohon kepada Raja Salman agar kuota haji Indonesia ditambah. Penambahan itu bisa memangkas waktu tunggu setidaknya menjadi dibawah 10 tahun. Sehingga bisa mempercepat penduduk Indonesia menunaikan rukun Islam kelima, menunaikan ibadah haji," jelas Bamsoet. Turut hadir dalam kunjungan kehormatan tersebut Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ahmad Muzani, Syarif Hasan, Zulkifli Hasan, Asrul Sani, Jazilul Fawaid, Fadel Muhammad, Nusron Wahid, Darul Siska, Idris Lalena, serta Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.

Mantan Ketua DPR RI ini menilai, Arab Saudi merupakan negara mitra strategis bagi Indonesia, dalam hal urusan politik, ekonomi, sosial serta budaya. Banyak para tokoh agama Islam Indonesia dari berbagai organisasi besar seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al Irsyad, dan lainnya, menimba ilmu agama di Arab Saudi. "Bahkan sejarah mencatat, ada tiga ulama besar Indonesia yang pernah menjadi Imam di Masjidil Haram. Yakni Syeikh Junaid Al Batawi, Imam Nawawi Al Bantani, dan Syikh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Ini menandakan begitu dekatnya hubungan emosional antara Indonesia dengan Arab Saudi," tutur Bamsoet.

Dalam pertemuan yang berlangsung hampir tiga puluh menit itu pimpinan MPR juga membahas terkait Parlemen Indonesia yang mendukung realisasi sebelas MOU kerjasama berbagai bidang antara Kerajaan Saudi dengan Pemerintah Indonesia. “Untuk kepentingan kedua negara, kami di MPR RI juga siap memperkuat hubungan antara ke dua negara dengan meningkatkan diplomasi parlemen, antara MPR RI bersama dengan Majelis Syura Arab Saudi,” ujar Bamsoet. Selain itu, dalam pertemuan juga membahas peningkatan bea siswa bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Arab Saudi, serta menitipkan para warga negara Indonesia yang bekerja di Arab Saudi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *