Pria Siantar Ini Enggan Tanggung Jawab & Justru Menghilang Tahu Pacarnya Hamil

Pria Siantar Ini Enggan Tanggung Jawab & Justru Menghilang Tahu Pacarnya Hamil

Tidak mau bertanggung jawab usai hamili pacar, pemuda berinisial FP akhirnya diringkus personel dari Satuan ReskrimPolresPematangsiantar. Ia diamankan di rumahnya Jalan Nagur, Kelurahan Martoba, KecamatanSiantarUtara, Rabu (21/10/2020) siang. Penangkapan lelaki 22 tahun ini berdasar dari laporan sang pacar, HRS (18), warga KecamatanSiantarTimur, Kota Pematangsiantar sesuai Laporan Polisi nomor: LP/423/VIII/2020/SU/STR.

Kasat ReskrimPolresPematangsiantarAKP Edi Sukamto membenarkan perbuatan pelaku terhadap korban dilakukan pada bulan Juli 2020. “Bulan Juli kemarin kejadiannya. Orangtua korban diberitahu tetangganya, bahwa anaknya sudah hamil," kata Edi Sukamto, Rabu (21/10/2020) sore, saat diwawancarai. Namun setelah HRS hamil, pelaku justru “menghilang” alias tak pernah ada kabar lagi.

Kabar teranyar, HRS sudah hamil 7 bulan dari hubungan intim mereka. Perbuatan terlarang keduanya terungkap berawal dari tetangga. Orangtua korban kemudian memanggil putrinya dan mempertanyakan kebenaran berita yang didengar dari tetangga tersebut.

Tak mampu menyimpan aibnya itu, akhirnya HRS mengakui kehamilannya. "Korban mengaku kepada orangtuanya sudah dicabuli pelaku sebanyak dua kali pada bulan Oktober 2019 dan Januari 2020,” ungkap Edi perihal pencabulan yang dilakukan oleh pelaku. Dari pengakuan korban, ia dibawa menginap oleh Fery di sebuah hotel di kawasan Kelurahan Naga Pita, KecamatanSiantarMartoba.

Edi melanjutkan, dari situ korban dan orangtua HRS pun datang ke Polres Pematangsiantar dan membuat pengaduan. "Saat membuat pengaduan remaja itu sudah hamil 7 bulan. Korban pun menjadi trauma, sehingga membuat laporan pengaduan diPolresSiantaruntuk di proses sesuai hukum yang berlaku di NKRI,” sebut Edi lagi. “Pelaku kita amankan di dalam rumahnya. Saat itu pelaku sedang duduk di kedai jualan orangtuanya,” tutup Edi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *