Sebelum Jadi Korban Kecelakaan Bus di Subang, Ini Percakapan Terakhir Diah Larasati dengan Sang Anak

Sebelum Jadi Korban Kecelakaan Bus di Subang, Ini Percakapan Terakhir Diah Larasati dengan Sang Anak

Bonar Herutomo mengungkapkan pesan terakhir ibundanya, Diah Larasati sebelum peristiwa kecelakaan Bus PO Purnamasari di Subang, Jawa Barat pada Sabtu (18/1/2020). Pria yang akrab disapa Heru ini mengatakan, pada Sabtu (18/1/2020) pagi, Ibundanya Diah Larasati mengirimkan pesan melalui aplikasi WhatsApp. Sebab, pada saat Diah Larasati berangkat berwisata bersama kader PKK Kelurahan Bojong Pondok Terong, Haru masih dalam kondisi tertidur.

"Pagi jam 4 atau setengah 5 mama berangkat. Saya masih tidur. Dia enggak bangunin saya, tiba tiba dia langsung WA gitu, 'Ru, nanti sarapan ada disitu. Mama sudah jalan ya.'," kata Heru usai pemakaman ibundanya di TPU Kampung Lio, Pondok Terong, Depok, Jawa Barat, Minggu (19/1/2020). Heru lantas menjawab singkat pesan ibundanya itu. "Saya hanya jawab 'Iya mah.'," ucap Heru menirukan percakapan di WA.

Teryata, itu merupakan pesan terakhir yang diterima Heru. Sekitar pukul 17.00 WIB, ia sempat melihat status story WA Ibundanya. Lalu, ia menanyakan posisi keberadaan ibundanya. Namun, pesan yang dikirimkan tak mendapat balasan. Hingga, ia mendapat kabar sekitar pukul 17.15 WIB, bus yang ditumpangi ibundanya bersama rombongan ibu ibu PKK mengalami kecelakaan.

"Nah, pas itu saya telpon enggak diangkat angkat, saya panik, dapat kabar kecelakaan ya sudah saya kesana sama tim dari sini sampai sana ya langsung diarahin ke ruang jenazah," tuturnya. Diketahui, Diah Larasati, anggota PKK Kelurahan Bojong Pondok Terong menjadi salah korban meninggal dunia akibat kecelakaan Bus pariwisata PO Purnamasari di Subang, Jawa Barat pada Sabtu (18/1/2020). Bus pariwisata PO Purnamasari nomor polisi E 7508 W yang mengalami kecelakaan tunggal di jalan turunan Kampung Nagrog, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Subang, Sabtu (18/1/2020).

Kecelakaan ini menyebabkan 8 orang meninggal, 10 orang luka berat dan 20 orang luka ringan. Berikut data korban tewas: 1. Dede Purnama, laki laki, umur 41 tahun, pekerjaan pengemudi, alamat Kampung Cikuda Rt. 35/16 Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor. (sopir Bus)

2. Maria Khristina Khrisniaty, perempuan, pekerjaan Ibu Rumah tangga, alamat Kampung Blok Citayam Desa Bojong Pondok Terong Kecamatan Cipayung Kota Depok. 3. Maya Susilawati, perempuan, umur 43 tahun, pekerjaan Wiraswasta/kondektur, alamat Jalan Bakung raya No. 129 Rt. 02/04 Kelurahan Depok Jaya Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok. 4. Fitriyah Mahri, perempuan, umur 57 tahun, pekerjaan Ibu Rumah tangga, alamat Kampung Bojong bambon No. 72 Rt. 06/05 Kelurahan Bojong Pondok terong Kecamatan Cipayung Kota Depok

5. Riri Apriyanti, perempuan, umur 37 tahun, pekerjaan Ibu Rumah tangga, alamat Kampung Pondok Tirta Mandala Blok Q 3 No. 13 Rt. 04/17 Kecamatan Cilodong Kota Depok 6. Diah Larasati , perempuan, umur 51 tahun, pekerjaan Ibu Rumah tangga, alamat Pos Citayam No. 7 Rt. 04/12 Kelurahan Bojong Pondok Terong Kecamatan Cipayung Kota Depok 7. Nahruyati, perempuan, umur 57 tahun, pekerjaan Ibu Rumah tangga, alamat Kampung Bojong No. 29 Rt. 05/02 Desa Pondok Terong Kecamatan Cipayung Kota Depok.

8. Eni Indriyani, perempuan, umur 46 tahun, pekerjaan Ibu Rumah tangga, alamat Kampung Pala Bali No. 26 Rt. 07/06 Kelurahan Pondok Terong Kecamatan Cipayung Kota Depok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *