6 Fakta Menarik Film Surat dari Kematian, Sinopsis hingga Jerome Kurnia Perankan 2 Tokoh Sekaligus

6 Fakta Menarik Film Surat dari Kematian, Sinopsis hingga Jerome Kurnia Perankan 2 Tokoh Sekaligus

Mulai hari ini, Kamis (9/1/2020) para pecinta horor Indonesia bisa menyaksikan film Surat dari Kematian. Film ini diangkat dari novel horor wattpad karya Adham T Fusama dengan judul yang sama. Namun karena kisahnya yang terlalu seram, cerita dari novel cukup berbeda saat diangkat ke layar lebar.

Hal ini sengaja dilakukan agar film Surat dari Kematian bisa ditonton oleh segala usia. “Kalau di novel lebih dark (mengerikan), ini diangkat biar semua umur bisa nonton,” ungkap salah satu pemeran film Surat dari Kematian, Justin Adiwinata kepada . Selain itu, cerita dalam novel lebih detail.

Meski begitu, Justin mengatakan jika misterinya tetap akan membuat penonton penasaran. Film yang diproduksi Max Pictures ini, juga menyisipkan pesan antibullying yang bisa dipetik. Film Surat dari Kematian dibintangi oleh beberapa bintang papan atas seperti Endy Arfian, Carissa Perusset, Dania Salsabila dan Jerome Kurnia.

Dilansir wattpad.com , film ini menceritakan tentang Kinan dan Zein. Kinan dan Zein adalah dua mahasiswa UGM yang sering berburu urban legend di kampus kampus yang ada di Yogyakarta. Suatu hari, kampus mereka digegerkan oleh menghilangnya seorang mahasiswa.

Tak lama berselang, muncul lagi satu kasus aneh lainnya. Setelah diselidiki, ternyata kedua kasus itu bermula ketika korban korbannya menerima sebuah surat misterius. Surat yang diduga terkutuk karena ditulis oleh orang yang telah tewas bunuh diri dua tahun yang lalu. Kinan dan Zein pun berusaha menyingkap kasus tersebut.

Kinan yang logis, tidak percaya kalau ada hantu yang bisa membunuh manusia. Namun, Zein yang memiliki indra keenam curiga bahwa kasus ini mengandung unsur mistis, dendam di masa lalu, bahkan melibatkan ilmu hitam. Satu hal yang jelas, semakin jauh mereka menyelidiki kasus ini, semakin banyak rahasia kelam yang terungkap, dan semakin berbahaya pula risiko yang harus mereka hadapi. Ketika mereka menyadari bahwa nyawa mereka telah menjadi taruhannya, sudah terlambat bagi mereka untuk lepas dari kutukan masa lalu surat tersebut.

Artis peran Omara Esteghlal menceritakan pengalamannya saat syuting film horor Surat dari Kematian. Dikutip dari , saat gala premiere film Surat dari Kematian, Omara mengungkapkan sempat dikira orang gila. Pasalnya, ada adegan yang mengharuskan Omara berjoget di pinggir jalan hanya menggunakan celana dalam.

"Iya, itu sebenarnya lucu tuh karena syutingnya pas dipinggir jalan UGM. Kita mulai syuting jam 8 pagi, kalau ada mobil lewat atau orang itu pada nengok dikira orang gila," kata Omara, Senin (6/1/2020). Sejak awal, sang sutradara, Hestu Saputra sudah menjelaskan bahwa Omara akan ditantang melakukan adegan tersebut.

Tak hanya nyaris telanjang, pemeran Piyan dalam film Dilan 1990 itu juga harus memadukan emosi dalam adegan itu. Meski demikian, Omara tetap memberikan yang terbaik untuk karakter Pasha yang dia mainkan. Menurut Omara, ada pesan di balik adegannya tersebut.

Oleh karena itu, memang harus dilakukan dengan profesional. "Untuk (nyaris) telanjang, kayaknya memang extrem ya, tapi kalau itu cara untuk menyampaikan pesan filmnya menurut saya esensial," sambungnya. Jerome Kurnia memerankan dua tokoh sekaligus di film Surat dari Kematian itu.

Tak hanya memerankan sosok Damian, Jerome Kurnia juga berperan menjadi Darius. Damian dan Darius dikisahkan sebagai pasangan anak kembar. Namun Jerome Kurnia porsi peran Darius yang sudah meninggal lebih banyak.

Ia menjadi hantu dan melakukan teror ke sejumlah mahasiswa. "Setiap bermain peran adalah pengalaman baru," kata Jerome Kurnia, Senin (6/1/2020) sebagaimana diberitakan . Saat memainkan peran Darius itu Jerome Kurnia harus rela wajah tampannya di cat hingga memakai make up tebal.

"Nggak menyangka aja sampai begitu, muka di cat terus pakai make up tebal," ucap Jerome Kurnia. Pasangan kekasih Carissa Perusset dan Jarome Kurnia sama sama membintangi film Surat Dari Kematian. Meski begitu, Carissa mengaku jika mereka sangat menjaga profesionalitas saat menjalani proses syuting tersebut.

"Professional aja sih maksudnya kita biasa aja. Setiap hari ada on set ya saling support aja sih," ujar Carissa Perusset. Carissa merasa ada hal positif ketika berada dalam satu project bersama kekasih.

Ia merasakan betul bagaimana dukungan Jarome tiap kali dirinya mulai take pengambilan gambar. Meski tak mendapat peran sebagai sepasang kekasih, dalam film tersebut keduanya cukup banyak mendapat jatah scene bersama. Endy Arfian alami kejadian mistis saat menjalani syuting film horor Surat Dari Kematian.

Diceritakan aktor muda itu, di lokasi tempat dirinya syuting ada seorang kru film yang kerasukan sosok makhluk halus. Kejadian tersebut cukup membuat Endy ketakutan. Sebelumnya ia sudah ada perasaan tidak enak ketika melihat lokasi syuting film tersebut.

"Dari luar memang saya sudah feeling nih gedung tempat syuting banyak penunggunya. Hawanya juga sangat tidak enak,” tutur Endy Arfian dalam siara pers yang diterima , Selasa (31/12/2019). "Tiba tiba ada yang kesurupan salah satu kru. Kru tersebut ada dibelakang saya, tiba tiba jatuh dan mulai meraung raung.

Lalu kru yang lain datang membantu. Karena gue ga berani gue hanya lihat dari jauh. Gue sempat mendengar kru yang kesurupan ngomong bahasa Jawa, tapi gue nggak ngerti artinya," jelasnya. Dalam film Surat Dari Kematian, Endy berperan sebagai Zein, seorang anak indigo yang bisa merasakan kehadiran makhluk halus.

Sepengetahuan Endy, gedung Gama yang ada di UGM memang terkenal angker. Itu mengapa saat proses syuting ia sempat mengalami kejadian mistis. "Ternyata, Gedung Gama Plaza memang banyak penunggunya seperti dalam cerita film Surat Dari Kematian.

Dan meskipun kita sudah ijin dan berdoa, ternyata ada penunggu disana yang tidak suka dan merasa terganggu," ucapnya. Carissa Perusset terpaksa harus memotong pendek rambutnya setelah bermain film ini. Dalam film ini, Carissa berperan sebagai Kinan yang memiliki rambut keriting.

"Itu karena rambut aku pas panjang itu rusak banget sampai harus dipotong segini. Ya karena setiap jam harus dikeriting," kata Carissa Perusset dikutip dari Karena harus selalu mengeriting rambutnya, alhasil, rambut Carissa pun rusak dan bercabang karena terlalu sering dikeriting.

Akibatnya, ia memutuskan untuk memotong pendek rambut kesayangannya itu. Saat harus memotongnya, Carissa mengaku menangis sedih. "Iya, aku ingat banget aku nangis, tetapi enggak apa apa biar enggak gerah.

Serusak separah itu iya, tetapi ini kedua kalinya aku potong pendek sih. Dulu pas kecil pernah kayak begini," ucap Carissa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *