10 Pemain Persib dengan Penampilan Terbanyak Sejak LSI 2008 Hingga Liga 1 2020

10 Pemain Persib dengan Penampilan Terbanyak Sejak LSI 2008 Hingga Liga 1 2020

Bagi klub sebesar PersibBandung, rotasi dan pergantian pemain di tiap musim adalah hal biasa. Pun, beberapa pemain Maung mencatatkan statistik luar biasa bagi klub. Mereka, beberapa sudah tak lagi berseragam Persib, tercatat sudah membela Persib hingga ratusan laga.

SejakLSI 2008/2009 hingga Liga 1 2020, inilah10 pemain yang memiliki catatan penampilan/caps terbanyak bersama Persib Bandung seperti data yang diunggah di akun Instagram resmi Persib. Hariono mencetak gol ke gawang PSM Makassar di laga terakhirnya bersama Persib Bandung, Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (22/12/2019). Hariono menempati posisi pertama. Pemain berposisi gelandang bertahan itu tampil 231 kali untuk Persib.

Dia didatangkan pada 2008. Saat itu, dia mengikuti jejak Jaya Hartono yang menanganinya di Deltras Sidoarjo. Bukan cuma Hariono, Jaya saat itu juga membawa serta dua anak asuhlainnya di Deltras yaitu Waluyo dan Airlangga Sucipto. Hariono meninggalkan Persib setelah Liga 1 2019 selesai. Dia tidak masuk dalam proyeksi pelatih Robert Alberts di Liga 1 2020 karena ingin memaksimalkan pemain muda. Perpisahan di laga terakir berlangsung emosional.

Kini, dia membela Balli United. Serupa dengan Hariono, Atep juga menjadi bagian PersibBandung sejak 2008. Dia direkrut setelah membela Persija Jakarta. Bermain di posisi sayap, Atep pernah menjadi kapten Persib. Bahkan, dia dikenal dengan sebutan Lord Atep.

Namun, Atep lebih dulu meninggalkan PersibBandung. Dia tidak masuk dalam rencana Miljan Radovic, mantan rekannya yang menangani Persib sebelum tampil di Liga 1 2019. Miljan Radovic kemudian mundur sebelum kompetisi bergulir dan digantikan Robert Alberts.

Atep enggan menghadapi Persib setelah meninggalkan tim. Dia membela Mitra Kukar di Liga 2 2019. Musim ini, statusnya menjadi pemain PSKC Cimahi yang juga bertarung di Liga 2. PSKC promosi ke Liga 2 setelah finis di posisi kedua di Liga 3 2019.

Supardi Nasir merupakan kapten PersibBandung saat ini. Berposisi bek sayap kanan, peran Supardi sangat vital. Bersamanya pula Persib menjuarai LSI 2014. Walau usianya sudah 37 tahun, namun Supardi enggan kalah dengan pemain yang lebih muda. Di bek sayap kanan, dia bersaing dengan Henhen Herdiana.

Supardi mencapai 147 penampilan tidak dalam satu periode. Setelah datang pada 2013, dia kembali ke Sriwijaya FC pada ISC 2016. Namun, dia balik lagi ke Persib pada Liga 1 2017 hingga saat ini.

Tony Suciptomembela PersibBandung sejak LSI 2011/2012. Dia datang dari Persija Jakarta. Liga 1 2018 menjadi musim terakhirnya bersama PersibBandung. Dia kalah bersaing dengannew comerArdi Idrusdi sektor bek sayap kiri.

Meninggalkan Persib, Tony kembali ke Persija. Langkah itu sempat mendapat kritik mantan teman setimnya, Bojan Malisic. Bojan mengatakan tak akan mengikuti langkah Tony yang membela tim rival Persib. Serupa dengan Tony Sucipto, Maman Abdurrahman kini membela Persija Jakarta.

Mantan pemain PSIS Semarang itu pernah menjadi kapten PersibBandung. Maman yang kini berusia 38 tahun bergabung Maung Bandung sejak 2008. LSI 2013 menjadi musim terakhirnya.

Dia memilih mengundurkan diri di tengah ketidakpastian nasib menjelang LSI 2014. Selain Persija, dia pernah membela Sriwijaya FC dan Persita Tangerang selepas menanggalkan kostum Persib. Airlangga Sucipto datang bersamaan dengan Hariono.

Pemain berposisi penyerang itumencapai angka 112 penampilan dalam dua periode. Dia membela Persib di periode pertama dalam rentang 2008 2013. Setelah itu, dia membela Semen Padang dan Sriwijaya FC. Di Liga 1 2018, dia kembali membela PersibBandung.

Sejak musim lalu, dia membela Sriwijaya FC di Liga 2. Made Wirawan menjadi proyeksi pelatih Djadjang Nurdjaman ketika menangani Persib. Dia didatangkan sebelum bertarung di Liga 1 2013. Bersamanya, Persib juara LSI 2014 dan Piala Presiden 2015.

Serupa dengan SupardiNasir, dia masih membela Persib hingga saat ini. Dia bersaing dengan Teja Paku Alam dan Dhika Bayangkara untuk mendapat tempat. Eka Ramdani memutuskan pensiun setelah Liga 1 2018 selesai.

Dia pensiun di Persib setelah berkelana. Berstatus kapten dan idolabobotoh, Eka meninggalkan Persib setelah LSI 2010/11. Dia bergabung Persisam Putra Samarinda. Hanya semusim di sana, dia kembali ke Bandung dengan membela Pelita Bandung Raya.

Setelah itu, dia berkostum Semen Padang, Sriwijaya FC, dan Persela Lamongan. Di Liga 1 2018, dia membela Persib dalam 14 laga dengan 404 menit pertandingan. Kini dia lebih berfokus di dunia religi.

Achmad Jufriyanto menjadi penendang terakhir dalam sesi adu penalti saat menghadapi Persipura Jayapura pada final LSI 2014. Pemain berposisi bek tengah itu pun membuatbobotohbersorak karena keberhasilannya membuat Persib merasakan juara lagi setelah menunggu 19 tahun. Namun, ceritanya bersama Persib tak selalu indah. Dia tiga kali datang dan tiga kali pergi.

Setelah membela Persib pada 2014 dan 2015, dia kemudian kembali ke Sriwijaya FC. Hanya semusim di Sriwijaya FC, dia kembali ke Persib di Liga 1 2017. Namun, kedatangan Victor Igbonefo membuatnya memutuskan Pergi. Apalagi pelatih Mario Gomez terang terangan tak memerlukan tenaganya.

Pemain berposisi bek tengah itu kemudian membela Kuala Lumpur FA. Semusim di Malaysia, dia kembali lagi ke pelukan Persib di musim lalu. Dia pergi lagi menjelang Liga 1 2020. Alasannya tetap sama: Victor Igbonefo. Igbonefo membela Persib lagi setelah bermain di Thailand.

Kini, Jufriyanto berkostum Bhayangkara FC. 10. Penyerang asal Brasil ini membela PersibBandung dalam dua periode.

Periode pertamadalam rentang2008−2011. Dia kemudian membela Sriwijaya FC. Dia kemudian membela PersibBandung di LSI 2013. Hanya setengah musim. Dia terlibat dalam proyek barter dengan Herman Dzumafo Epandi di putaran kedua.

Bermain 13 kali, dia mencetak empat gol.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *