Asisten Sang Presiden AS Sempat Dikabarkan Terinfeksi Covid-19 Sebelum Donald Trump Positif Corona

Asisten Sang Presiden AS Sempat Dikabarkan Terinfeksi Covid-19 Sebelum Donald Trump Positif Corona

Presiden Amerika SerikatDonald Trumpdikabarkan positif terjangkit Covid 19 atau virus corona. Hal itu ia ungkapkan melalui akun Twitter nya, @realDonaldTrump. Bukan hanya dirinya,Trumpjugamenuliskan bahwa sangistri terjangkit virus tersebut.

"Tonight, @FLOTUS and I tested positive for COVID 19. We will begin our quarantine and recovery process immediately. We will get through this TOGETHER!" cuitnya melalui akun Twitter tersebut.

Usut punya usut, sebelum Trump dikabarkan positif virus corona, asisten senior sekaligus penasihat sang Presiden AS, Hope Hicks terinfeksi Covid 19. Karena itu, Trump bersama Melania harus menjalani karantina mandiri. Hal itu ia umumkan via akun Twitter pada hari Kamis, 1 Oktober 2020.

Dalam cuitannya tersebut, Trump mengungkapkan bahwa dirinya dan sang istri telah melakukan pemeriksaan virus corona. Sembari menunggu hasilnya, keduanya harus menjalani proses karantina terlebih dahulu. "Hope Hicks, who has been working so hard without even taking a small break, has just tested positive for Covid 19."

"Terrible! The First Lady and I are waiting for our test results." "In the meantime, we will begin our quarantine process!" cuitnya. Hickssendiri dilaporkan sering berdekatan dengan Trump pekan ini.

Iamengikuti jadwal kerja presiden AS termasuk dalam kampanyenya pada Rabu kemarin menurut laporan Associated Press dari sumber resmi pemerintahan AS. Sementara itu, Amerika Serikat masih menduduki posisi pertama kasus Covid 19 terbanyak di dunia. Mengutip dari Kompas.com, berikut 5 negara dengan kasus virus corona tertinggi hingga Jumat, 2 Oktober 2020:

Amerika Serikat secara global masih memimpin sebagai negara yang melaporkan kasus infeksi positifCovid 19terbanyak. Tercatat, kasus positif terpapar virus corona di negara ini mencapai 7.489.236 kasus, dengan 41.954 kasus baru. Kasus kematian tertinggi secara global juga terjadi di AS, di mana 212.503 orang dilaporkan meninggal dunia akibat terpapar virus.

Sementara itu, negara berpopulasi 331.266.944 jiwa ini mencatat sebanyak 4.726.829 kasus positif Covid 19 telah dinyatakan sembuh. Kasus positif Covid 19 di India terus merangkak naik, terdapat 81.693 kasus baru dalam waktu 24 jam terakhir. Saat ini, negara berpopulasi 1.381.826.521 jiwa ini menempati posisi kedua kasus infeksi terbanyak di dunia, dengan 6.391.960 kasus Covid 19.

Sejauh ini, India mencatatkan adanya 99.804 kasus kematian akibat virus corona. Sementara, dari total kasus infeksi, sebanyak 45.348.653 orang telah dinyatakan sembuh. Brazil berada di posisi ketiga negara dengan kasus infeksivirus coronaterbanyak di dunia.

Kasus terkonfirmasi positif dilaporkan sebanyak 4.820.116 kasus, dengan 4.180.376 di antaranya telah sembuh. Negara berpopulasi 212.764.278 jiwa ini melaporkan 144.103 kasus kematian akibat virus corona. Berada di urutan keempat, Rusia melaporkan adanya 1.185.231 kasus positif terinfeksi virus corona, dengan penambahan kasus baru harian.

Dari total kasus terkonfirmasi positif terpapar virus, sebanyak 964.242 orang telah dinyatakan sembuh. Sementara itu, negara berpopulasi sebanyak 145.943.139 jiwa ini, melaporkan sebanyak 20.891 orang meninggal dunia akibat terinfeksi virus SARS CoV 2. Kasus infeksi di Kolombia juga terus naik. Negara dengan kasus terbanyak kelima di dunia ini melaporkan sebanyak 835.339 kasus infeksi di wilayahnya.

Negara berpopulasi 51.010.309 jiwa ini mencatatkan, sebanyak 751.691 kasus telah sembuh. Infeksi Covid 19 ini telah menewaskan 26.196 orang di Kolombia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *