Berita AC Milan: Edwin Van der Sar Percaya Ibrahimovic Cetak Banyak Gol Bersama Rossoneri

Berita AC Milan: Edwin Van der Sar Percaya Ibrahimovic Cetak Banyak Gol Bersama Rossoneri

Zlatan Ibrahimovic resmi bergabung lagi dengan AC Milan, Sabtu (28/12/2019). Bergabungnya Ibrahimovic ke publik San Siro membuat banyak kalangan sepak bola angkat bicara. Satu di antaranya, Direktur Ajax Amsterdam, Edwin Van der Sar.

Edin Van der Sar yang juga eks pemain Manchester United itu percaya bahwa Ibrahimovic mampu mengangkat kembali performa AC Milan musim ini. Sebagai catatan, AC Milan musim ini tampil diluar ekspektasi yang hanya sanggup menempati posisi ke 11. Rossoneri membukukan 6 kemenangan, 3 hasil imbang, 8 kali kekalahan dan mengoleksi poin 21.

Kendati demikian, Edwin Van der Sar percaya Ibrahimovic mampu mencetak banyak gol bagi AC Milan. “Bagi Zlatan itu adalah kesempatan unik untuk bermain dan mencetak banyak gol dalam beberapa musim terakhir dalam karirnya,' ungkapnya, seperti yang dilansir dari "Dia dapat membawa AC Milan kembali ke puncak klsemen," ujar eks pemain Manchester United itu.

Ibrahimoc ketika bermain di Liga Italia total tiga tim pernah ia bela. Sebut saja Juventus, Inter Milan dan AC Milan. Zlatan Ibrahimovic pernah membantu Juventus meraih gelar Scudetto musim 2004/1005 dan 2005/2006.

Namun capaian tersebut harus terasa sia sia karena raihan tersebut berkaitan dengan Calciopoli (pengaturan skor). Berpindah ke Inter Milan, ketajaman Ibrahimovic tidaklah luntur. Bersama Nerazzurri, ia berhasil menyumbangkan tiga gelar Scudetto di musim 2006/2007. 2007/2008, 2008/2009.

Selain itu, Ibrahimovic juga mengantarkan trofi Supercopa Italia di tahun 2006 dan 2008 ke perbendaharaan lemari Inter Milan. Ketika berseragam AC Milan di musim 2010/2011, ia berhasil mengantarkan Rossoneri meraih gelar Liga Italia. Capaian tersebut digenapinya dengan merengkuh trofi Supercoppa Italia di tahun 2011.

Sebelumnya, Ibrahimovic pernah memperkuat AC Milan diperiode 2010 2011 dan 2011 2012. Gandengmantan pemain tiimnas Swedia tersebut menjadi perjudian bagi kubu Rossoneri. Pasalnya, eks pemain Inter Milan dan Barcelona itu saat ini telah berusia 38 tahun.

Banyak pertanyaan bagi tifosi AC Milan dan ultrasnya terhadap ketajaman Ibrahimovic. Apakah sang pemain mampu mendobrak dominasi duet Laukaku (Lautaro Martinez Romelu Lukaku) serta trio DHR (Dybala Higuain Ronaldo) milik Juventus? Tercatat duet Laukaku milik Inter Milan musim ini telah mengemas 20 gol.

Lukaku yang didatangkan Nerrazzurri dari MU mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai striker jempolan dengan koleksi 12 gol. Adapun Lautaro Martinez yang baru berusia 22 tahun sudah mengemas delapan gol di ajang Liga Italia. Ibrahimovic juga harus melawan ketajaman trio Juventus itu.

Dilansir , baik Dyabala, Higuain, dan Ronaldo hingga pekan ke 18 telah mengemas 19 gol di Serie A. Performa Lazio yang musim ini mampu meningkat di tangan Simeone Inzaghi menjadi tantangan lainnya bagi Ibrahimovic ketika memutuskan bergabung bersama AC Milan. Terbukti Ciro Immobile merupakan ujung tombak Elang Ibu Kota mampu mengemas 17 gol musim ini.

AC Milan yang telah resmi menggaet Ibrahimovic diprediksi menjadi solusi untuk menaikkan produktivitas gol. Pasalnya, AC Milan yang saat ini menempati posisi ke 11 hanya sanggup mengemas 16 gol dan kebobolan 24 kali. Catatan tersebut tentu saja jauh dengan rasio gol yang mampu diciptakan oleh Inter Milan dan Juventus.

Nerazzurri yang masih nyaman dipuncak klasemen mampu mengoleksi 36 gol. Sedangkan Juventus yang menempati urutan kedua di klasemen Liga Itaila mampu menceploskan 31 gol. Berkaca Zlatan Ibrahimovic yang pernah berkiprah di Italia, diprediksi sang pemain tidak akan kesulitan untuk mendobrak dominasi Laukaku dan trio DHR.

Sebelumnya, Zlatan Ibrahimovic mampu menunjukkan ketajamannya ketika memperkuat AC Milan. Dikutip dari <a>Transfermarkt</a> , ia mampu mengemas 14 gol dari 29 penampilan. Waktu itu, ia berstatus pinjaman dari Barcelona yang tengah berseteru dengan pep Guardiola.

Penampilan ciamiknya bersama Pato kala itu membuat Berluxconi selaku presiden klub mempermanenkannya di musim selanjutnya. Alhasil, pemain kelahiran Swedia tu berhasil membuktikan kapasitasnya dnegan mencetak 28 gol dari 32 penampilan. Ibrahimovic menegaskan bahwa Milan merupakan klub sekaligus kota yang ia cintai.

Eks pemain MU itu juga berupaya untuk menampilakn permainan terbaiknya demi memperbaiki kondisi AC Milan. "Saya kembali ke klub yang sangat saya hormati dan ke kota yang saya cintai," ungkapnya, seperti yang dilansir dari laman "Saya akan bertarung dengan rekan tim saya untuk mengubah arah musim ini dan saya akan melakukan apa saja untuk membantu mencapai tujuan kami,” tegasnya.

Pernyataan tersebut tentu saja bisa menjadi warning bagi duet Laukaku dan trio DHR yang tengah menunjukkan performa gemilangnya. Berikut jumlah gol Ibrahimovic ketika membela Inter Milan dan AC Milan yang dilansir dari <a>Transfermarkt :</a> Musim 2010/2011: 14 gol 14 assist

Musim 2011/2012: 28 gol 8 assist Musim 2006 2009: 57 gol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *