Mino Raiola Ungkap Alasan Manchester United Gagal Rekrut Erling Haaland

Mino Raiola Ungkap Alasan Manchester United Gagal Rekrut Erling Haaland

Manchester United harus menelan rasa kecewa setelah dikalahkan oleh Borussia Dortmund dalam perburuan Erling Braut Haaland di bursa transfer musim dingin kali ini. Seperti yang telah diketahui, Erling Braut Haaland memutuskan untuk melanjutkan karir sepak bola dengan merumput bersama Borussia Dortmund. Pemain berusia 19 tahun tersebut telah resmi direkrut oleh Borussia Dortmund dari RB Salzburg, Minggu (29/12/2019) waktu setempat.

Sang pemain telah sepakat untuk menandatangani kontrak dengan durasi empat tahun bersama Borussia Dortmund. Dilansir dari , Agen Mino Raiola mengungkapkan perihal alasan kegagalan Manchester United untuk merekrut Haaland. Mino Raiola menyebut alasan Haaland lebih memilih Dortmund karena faktor jenjang karir yang lebih baik.

"Tawaran dari Manchester United itu bagus, hanya saja Haaland lebih memilih Borussia Dortmund karena sebagai tahap merintis karirnya," ujar Mino Raiola. Sang agen pun tak sungkan mengungkapkan bahwa Manchester United sebenarnya menjadi tim yang paling banyak bicara tentang Haaland. "United paling banyak berbicara dengannya, semua orang memiliki kesempatan untuk berbicara dengannya secara langsung makanya kami membiarkan hal itu terjadi terutama ketika dia mengenal Solskjaer," ungkap Mino.

"Jelas dia merasa bahwa pada saat ini bukan langkah yang tepat dalam karirnya jika bergabung dengan Manchester United," jelasnya. Mino Raiola menambahkan pihaknya merasa senang karena Haaland memutuskan pergi ke klub yang dia inginkan. Tentu itu akan bagus buat perkembangan karir kedepannya apalagi ia masih berusia 19 tahun.

"Dia memilih Borussia Dortmund, saya pun merasa sangat senang karena dia pergi ke klub yang dia inginkan dan itulah yang terbaik untuk saat ini," harapnya. "Jika dia ingin pergi ke Manchester United tentu saya akan membawanya kesana, namun dia tidak melakukannya," sambung Mino Raiola. Haaland memang menjadi salah satu komoditi transfer pemain yang cukup ramai dibicarakan, mengingat performa impresif yang ia tunjukkan bersama RB Salzburg.

Torehan 23 gol dari 17 penampilan menjadi bukti performa hebat Haaland bersama RB Salzburg hingga pertengahan musim ini. Dengan adanya para pemain seperti Marco Reus, Thorgan Hazard, dan Julian Brandt di skuat Dortmund menjadikan sang pelatih mempunyai banyak opsi formasi dengan kedatangan Haaland. Pilihan formasi yang jelas bagi Favre selaku pelatih tentu mengusung skema andalannya berbasis 4 2 31.

Dimana, Haaland bisa ditempatkan sebagai penyerang tunggal, ia akan saling berganti peran dengan Paco Alcacer dilini depan. Trio Hazard, Reus, dan Sancho akan menjadi penyuplai bola utama agar Haaland menunjukkan ketajamanannya bersama Dortmund. Namun, seperti yang telah diketahui bahwa Dortmund memiliki banyak pemain yang bisa beroperasi diberbagai posisi sehingga opsi pun semakin bervarisasi.

Formasi yang pertama adalah Borussia Dortmund mengandalkan skema 4 3 3. Dengan menempatkan Haaland di ujung tombak, ia akan didukung oleh Jadon Sancho dan Thorgan Hazard yang beroperasi di sisi sayap. Posisi Marko Reus berada munduru menempati posisi gelandang bersama Julian Brandt dan Alex Witsel.

Lalu, formasi yang kedua dengan skema yang sama yakni 4 3 3 namun bedanya Brandt ditarik lebih bermain kedepan sebagai winger. Jadon Sancho akan beroperasi di winger kanan, lalu Haaland tetap sebagai juru gedor utama Dortmund. Marko Reus tetap berada diposisi gelandang bersama Wigl dan Witsel sebagai jenderal lapangan tengah.

Formasi yang ketiga akan menempatkan Haaland didampingi oleh Alcacer sebagai ujung tombak utama. Skema formasi 4 4 2 bisa menjadi opsi terbaik Borussia Dortmund jika ingin mengusung strategi lebih menyerang. Dengan menempatkan Haaland dan Alcacer sebagai penyerang secara bersamaan.

Lalu didukung oleh Marko Reus sebagai gelandang serang, lalu Sancho dan Hazard bisa beroperasi di sektor sayap. Atau bisa juga untuk menjaga kedalaman, dimainkan Brandt dan Witsel sebagai gelandang yang memiliki mobilitas tinggi. Demikianlah tiga formasi terbaik yang bisa dimainkan oleh Dortmund setelah kedatangan Haaland.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *