Ini Tunjukkan Kemenangan Video Pesta Kolam Renang di Wuhan Tuai Hujatan dari Seluruh Dunia China

Ini Tunjukkan Kemenangan Video Pesta Kolam Renang di Wuhan Tuai Hujatan dari Seluruh Dunia China

Baru baru ini viral sebuah video yang menunjukkan konser dipenuhi lautan manusia di Taman Air Pantai Maya, Wuhan, China pada Sabtu (15/8/2020). Dalam video itu tampak ribuan orang saling berdesakan dan tidak menggunakan masker bersenang senang menikmati pesta kolam renang. Akibatnya, pesta itu mendapat hujatan dari seluruh dunia.

Apalagi hampir setiap negara saat ini masih berkutat dengan pandemi Covid 19. Pesta itu dianggap sebagai tanda kemenangan strategis melawan wabah Covid 19. Postingan postingan tersebut sebagai bukti pendekatan negara China melakukan pengendalian virus telah berhasil.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian membenarkan bahwa orang Eropa dan Amerika terkejut melihat video tersebut. "Saya melihat laporan relevan oleh AFP, dan dikatakan bahwa orang orang di Eropa dan Amerika sangat terkejut," kata Zhao. "Ini menunjukkan bahwa Wuhan telah memenangkan kemenangan strategis dalam perangnya melawan epidemi," imbuhnya.

Sementara itu sebelumnya China sendiri sudah mendapat kecaman dari sejumlah negara lantaran dianggap menutupi kasus Covid 19. Namun, Pemerintah China juga membantah tudingan tersebut. Mereka mengklaim mereka telah menangani wabah tersebut dengan baik.

Zhao meminta negara negara yang menuduhnya melihat bagaimana perjuangan keras pemerintah China dalam menghapi wabah. "Melaporkan situasi sebenarnya di China" sehingga orang orang di luar negeri dapat memahami perjuangan negara itu melawan epidemi," kata dia. Sementara itu, Wuhan diklaim tidak memiliki kasus pertambahan Virus Corona baru selama tiga bulan terakhir.

Lockdown selama 76 hari disebut sebut sebagai kunci keberhasilan Wuhan menekan pertumbuhan Covid 19. Sementara itu Pakar Epedemiologi sebenarnya justru memperingatkan mereka untuk tetap berhati hati pada gelombang kedua Virus Corona. Dalam video itu tampak mereka tengah berpesta mendengarkan lantunan musik tanpa menaati protokol kesehatan.

Mereka juga berjoget berdempetan tanpa mengenakan masker. Sedangkan diketahui Wuhan merupakan daerah pertama yang terdampak akibat Covid 19 sebelum akhirnya menjadi pandemi. Kota berpenduduk 11 juta orang tersebut sempat mengalami lockdown selama 76 hari.

Dalam tiga bulan terakhir, disebutkan sudah tidak ada deteksi kasus virus Corona baru di bagian wilayah Provinsi Hubei tersebut. Dari video dan gambar yang beredar, tampaknya kondisi Wuhan sudah kembali normal. Mereka terlihat bersenang senang tanpa harus khawatir dengan Virus Corona yang sempat melanda.

Orang orang terlihat menggunakan bantal kolam renang bersantai di atas air. Selain itu, air juga disemprotkan kepada mereka yang tengah berjoget. Acara ini menampilkan kolam bola air warna warni serta kolam renang yang menghadap ke panggung besar.

Massa berdesakan desakan dan sesekali disemprot air agar mereka tetap dingin. Dikabarkan, Wuhan saat ini sedang mengalami suhu rata rata di atas 30 derajat dengan kelembapan tinggi. Dikutip dari ABC , Media lokal memberitakan bahwa ada lebih dari 3.000 orang memadati acara tersebut.

Taman Air Pantai Maya Wuhan adalah bagian dari taman hiburan Wuhan Happy Valley. Wuhan Happy Valley menjadi satu di antara taman hiburan terbesar di China. Rupanya, otoritas provinsi Hubei yang telah memberikan tiket gratis bagi masyarakat Wuhan,

Mereka memberikan tiket gratis ke taman hiburan dan situs pemandangan bagi warga Tiongkok hingga akhir tahun. Hal itu dilakukan demi meningkatkan ekonomi lokal. Sejak pengumuman tersebut, hampir 2,7 juta pengunjung telah menggunakan tawaran itu untuk mengunjungi lokasi lokasi populer di seluruh provinsi Hubei.

Sementara itu sejumlah video dan gambar yang viral di platform media sosial Tiongkok, Weibo membuat banyak orang merasa lega. Beberapa orang menganggap, Wuhan berhasil memerangi Covid 19. "Wuhan menunjukkan hasil yang luar biasa dari memerangi COVID 19," kata seorang pengguna Weibo.

Meski demikian ada pula pengguna yang prihati melihat postingan postingan tersebut. Beberapa pengguna khawatir akan keamanan acara tersebut. "Jika ada satu kasus aktif di kerumunan, hidup kami akan pulih menjadi enam bulan lalu," kata seorang pengguna Weibo.

Sementara itu, lockdown di China dicabut pada April. Lockdown disebut sebut sebagai keberhasilan China menekan pertumbuhan Virus Corona.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *