Presiden Lazio Anggap Kembalinya Serie A Jadi Kemenangan Bagi Sepak Bola Italia

Presiden Lazio Anggap Kembalinya Serie A Jadi Kemenangan Bagi Sepak Bola Italia

Presiden Lazio, Claudio Lotito mengatakan dengan kembali bergulirnya Liga Italia merupakan kemenangan bagi sepak bola di negara tersebut. Liga Italia sudah mendapat lampu hijau untuk kembali bergulir pada 20 Juni mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Olahraga Italia, Vicenzo Spadafora.

Keputusan ini disambut gembira oleh banyak pihak salah satunya Lazio. Terlebih sang presiden klub, Lotito adalah salah satu yang vokal memperjuangkan Liga Italia kembali bergulir. Baginya, ini bukan kemenangan untuknya seorang, namun merupakan kemenangan bagi seluruh sepak bola di Italia.

"Ini bukan kemenangan bagi Lotito, tetapi untuk semua sepakbola Italia," jelasnya dilansir Sportskeeda . Dirinya pun sudah yakin sejak dihentikan, kompetisi Liga Italia bisa kembali bergulir. "Saya yakin bahwa dengan restart ini, sepakbola kami akan mampu mempertahankan standar kualitas tinggi yang diakui di seluruh dunia."

Dirinya mengatakan Serie A merupakan salah satu liga paling penting dalam dunia olahraga. "Serie A adalah salah satu liga paling penting dalam olahraga," jelasnya. Dengan kembali bergulirnya Liga Italia musim ini, menjadikan harapan Lazio untuk merebut gelar juara dari Juventus kembali terbuka.

Di papan klasemen sendiri saat ini raihan 62 poin Lazio hanya terpaut satu angka dari Juventus yang masih berada di puncak. Menteri Olahraga, Vicenzo Spadafora sendiri mengatakan bergulirnya Liga Italia tetap harus dengan protokol kesehatan yang sudah disetujui. “Italia mulai bangkit kembali dan memang benar bahwa sepakbola harus melakukan hal yang sama. CTS setuju dengan protokol medis."

"Tetapi mengkonfirmasi kebutuhan mutlak untuk periode karantina jika seorang pemain dinyatakan positif," terang Spadafora dilansir Football Italia . Sementara untuk rencana lainnya jika kompetisi gagal kembali bergulir, keputusan diserahkan pada Federasi Sepak Bola Italia atau FIGC. “FIGC juga meyakinkan saya bahwa Plan B (play off dan play out) dan Plan C (menggunakan tabel yang ada) dapat diadopsi jika terjadi penangguhan."

"Bagi saya bukan Menteri yang memutuskan, karena itu akan dilakukan oleh FIGC," ungkapnya. "Mengingat semua peristiwa itu, kita hari ini dapat mengatakan bahwa musim dapat dilanjutkan dari 20 Juni," imbuh Spadafora. 1. Juventus (26) (63 poin)

2. Lazio (26) (62 poin). 3. Inter Milan (25) (54 poin). 4. Atalanta (25) (48 poin).

5. AS Roma (26) (45 poin). 6. Napoli (26) (45 poin). 7. AC Milan (26) (36 poin).

8. Hellas Verona (25) (35 poin). 9. Parma (25) (35 poin). 10. Bologna (26) (34 poin).

11. Sassuolo (25) (32 poin). 12. Cagliari (25) (32 poin). 13. Fiorentina (26) (30 poin).

14. Udinese (26) (28 poin). 15. Torino (25) (27 poin). 16. Sampdoria (25) (26 poin).

17. Genoa (26) (25 poin). 18. Lecce (26) (25 poin) 19. SPAL (26) (28 poin).

20. Brescia (26) (16 poin).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *