Rokok Aja Dia Ogah! Bintang Emon Dituding Pakai Narkoba Arie Kriting Sebut Sang Komika Orang Baik

Rokok Aja Dia Ogah! Bintang Emon Dituding Pakai Narkoba Arie Kriting Sebut Sang Komika Orang Baik

KomikaArie Kriting memberikan pembelaannya pada Bintang Emon yang dituding memakai narkoba. Bintang Emon saat ini tengah ramai diperbincangkan publik. Namanyamenduduki trending topic di Twitter, Senin (15/6/2020).

Hal itu lantaran adanya serangan yang menuduh Bintang Emon memakai narkoba. Tentu saja tudingan ini mendapatkan reaksi dari warganet. Terlebih sebelumnya Bintang Emon juga sempat menyoroti kasus penyiraman air keras pada Novel Baswedan.

Ia saat itu juga sempat menjadi trending topic di Twitter setelah membuat video soal kasus Novel. Kini, pria 24 tahun itu dituding memakai narkoba jenis sabu. "Demi menjaga stamina menjadi komika Emon mengakui memakai Narkoba.

@bintangemon #GakSengaja #NovelBaswedan," tulis akun bernama @Tiara61636212. Tak hanya itu, akun lainnya juga menyerukan hal yang sama. "Bro Emon mulai gelisah, takut dites urine oleh aparat.

Jangan pake sabu bro kalau mau buat dopping.. masa depanmu menjadi taruhan @bintangemon #GakSengaja #NovelBaswedan," cuit akun bernama @LintangHanita. Tudingan tersebut sontak saja menjadi sorotan warganet. Terlebih tudingan itu tidak berdasar dan tanpa bukti.

Banyak yang mengungkapkan pembelaannya pada Bintang Emon. Begitu juga denganrekan komikanya,Arie Kriting Arie Kriting juga membela Bintang Emon lewat Twitternya.

Ia dengan tegas mengatakan bahwa Bintang Emon tidak mengonsumsi narkoba. Arie membeberkan sifat asli Bintang yang dikenal sebagai sosok yang baik. "Bintang Emon baik banget.

Gak pernah narkoba dari dulu sampai sekarang. Kalian tanya aja semua yang kenal Bintang deh. Disodorin rokok aja dia ogah.

Sering diledekin di tongkrongan, karena gak punya sejarah bandel," tulisnya lewat akun Twitternya @Arie_Kriting, Senin (15/6/2020). Sebelumnya Bintang Emon sempat viral setelah menyindir kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan. Bintang Emon membagikan video soal tuntutan untuk penyiramNovel Baswedanini lewat akun Instagram pribadinya.

Seperti yang diberitakan,Kamis (11/06/2020) kedua tersangka penyiramanair keraspadaNovel Baswedanmenjalani sidang tuntutan. Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut agar dua anggota Brimob Polri yang menjadi terdakwa penyiramair kerasterhadapNovel Baswedan, yaitu Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis untuk dihukum 1 tahun pidana penjara. Hal itu menuai reaksi dari publik, termasuk komika Bintang Emon.

Ia membuat video yang isinya sindiran soal kasus Novel Baswedan. Berikut isinya : "Katanya enggak sengaja (nyiramair keraske mukaNovel Baswedan).

Tapi, kok, bisa, sih, kena muka? Hah? Kan, kita tinggal di bumi, gravitasi pasti ke bawah, nyiram badan enggak mungkin meleset ke muka. Kecuali, PakNovel Baswedanemang jalannya handstand, bisa lu protes, 'Pak Hakim, saya niatnya nyiram badan, cuma gegara dia jalannya bertingkah, jadi kena muka.' Bisa, masuk akal,

Sekarang tinggal kita cek, yang kagak normal cara jalannya PakNovel Baswedanapa hukuman untuk kasusnya? Katanya, cuma buat ngasih pelajaran. Bos, lu kalo mau ngasih pelajaran, PakNovel Baswedanjalan, lu pepet, lu bisikin, 'Eh, tahu enggak, kita punya grup yang enggak ada elunya, lho, pasti itu insecure, tuh, 'Ih, salah gue apa, ya?' Introspeksi Pak Novel, pelajaran jatohnya.

Nahair kerasdari namanya juga keras, kekerasan gak mugkin keairan. Katanya, kagak sengaja, tapi niat bangun subuh. Asal lu tahu, subuh itu waktu salat yang godaan setannya paling kuat.

Banyak yang kagak bangun, tuh. Sering, tuh, gua, temen temen gua, banyak yang kelewat. Tapi, ini ada yang bangun subuh bukan buat salat subuh, (tapi) buat nyiramair keraske orang yang baru pulang salat subuh. Jahat enggak? Jahat Siapa yang diuntungin? Setan. Jadi, (setan) ada pembenaran. 'Tuh, kan, bener kata gua, mending tidur aja. Sekalinya melek, nyelakain orang, kan, lu.'

Ngerasa bener setan gara gara lu. Respect setan sama lu. Ish, mantaplah," ujar Bintang Emon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *